Zumba pelampiasan Denada kelola stres kala pandemi

  • Bagikan
Jakarta (OLEHKABAR) – Pandemi virus corona berkepanjangan telah menimbulkan gangguan psikologis dan kecemasan bagi banyak orang, tidak terkecuali selebritas dan penyanyi Denada Tambunan.

“Tahun lalu tidaklah mudah bagi siapa pun, termasuk saya. Energi saya datang dari interaksi dengan orang lain. Meski kami jarang bertemu secara langsung, kelas Zumba virtual menjadi pelampiasan yang baik bagi saya dan murid-murid saya untuk mengelola stres dan kecemasan,” kata Denada dalam pernyataan pers, dikutip Minggu.

Baca juga: Denada jajal kemampuan jadi instruktur Zumba(R)

Menurut Denada, beberapa orang sudah berhasil menyesuaikan norma kesehatan dengan mudah, tetapi sebagai makhluk sosial, stres karena pandemi masih mengganggu sebagian besar masyarakat, terutama jika tidak dikelola dengan mekanisme penanggulangan yang positif.

“Kita harus terus menjaga kondisi tubuh, tapi harus diingat pula bahwa kesehatan mental itu sama pentingnya. Kendalikan dan ubahlah dirimu, dan mulailah step into happy,” jelas Brand Ambassador Zumba Indonesia.

Menurut sebuah studi global yang diterbitkan di PLOS ONE, satu dari tiga orang dewasa mengalami kecemasan dan depresi akibat COVID-19. Penemuan ini berlaku terutama untuk wanita dan orang dewasa yang lebih muda.

“Peluncuran vaksin membawa harapan dalam perjuangan melawan pandemi, tetapi COVID-19 akan terus menjadi ancaman bagi kesehatan masyarakat di seluruh dunia dalam jangka panjang. Dampak psikologis akibat pengaruh pandemi dapat bertahan lama dan sebagian orang dapat mengalami masalah kesehatan mental berkepanjangan.”

Agar kesehatan mental dapat selalu terjaga, maka satu hal terpenting adalah kita perlu bahagia. Memiliki istirahat cukup, berolahraga dan meluangkan waktu untuk membahagiakan diri dapat membuat seseorang merasa diri sangat positif, berenergi dan bahagia, kata Psikolog Rr. Finandita Utari.

Denada menyarankan semua orang untuk melihat situasi saat ini secara positif dan menganggapnya sebagai peluang untuk memulai transformasi pikiran, tubuh, dan jiwa secara utuh.

“Hubungan saya dengan anak saya menjadi sangat dekat, karena kami menghabiskan banyak waktu bersama di rumah. Ketika kami jenuh, kami mulai menari mengikuti lagu Zumba favorit kami, meskipun hanya selama 5 atau 10 menit,” jelas Denada.

Denada berpesan kepada semua orang untuk menjaga pola makan yang sehat selama gerakan fisik kita dibatasi karena tetap diam di rumah, tapi sesekali jangan lupa untuk makan makanan favorit.

Baca juga: Tips dari Cut Memey & Denada kala semangat berolahraga kendor

Pewarta: Suryanto
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © OLEHKABAR 2021

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *