Wasekjen PDIP soroti fungsi waduk di Jakarta belum maksimal

  • Bagikan

Ini kan untuk menampung air, salah satu usaha agar tidak terjadi banjir

Jakarta (OLEHKABAR) – Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Sadarestuwati menyoroti fungsi waduk di kawasan DKI Jakarta yang belum maksimal menjadi salah satu penyebab banjir yang melanda ibu kota ini.

“Ini semuanya kan sebenarnya anugerah. Kalau tidak dirawat, ini tidak dimanfaatkan dengan baik,” kata Sadarestuwati yang juga anggota Komisi V DPR RI tersebut, saat acara Program Gerakan Penghijauan dan Bersih-bersih Daerah Aliran Sungai (DAS), Cinta Ciliwung Bersih, gelombang kedua, di Waduk Cincin, Jakarta Utara, Minggu.

Sadarestuwati menyinggung kondisi akhir-akhir ini di ibu kota dengan banyaknya titik banjir pada sejumlah wilayah yang perlu menjadi catatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, terutama soal mengoptimalkan fungsi waduk.

Dalam kesempatan itu, Sadarestuwati bersama Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP PDIP Bidang Kaderisasi Djarot Saiful Hidayat dan Ketua DPP PDIP Bidang Kebudayaan Tri Rismaharini, turut memantau kondisi Waduk Cincin.

Waduk seluas 8,2 hektare yang mengelilingi Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok tersebut masih didapati sampah.

Catatan lain pula yang disampaikan Sadarestuwati adalah mengenai pengerukan waduk yang sudah lama tidak dilakukan, terlebih saat ini memasuki musim hujan.

Selain menjadi tempat menampung air, kata dia, waduk juga bisa dikembangkan, seperti menjadi area wisata dan olahraga, termasuk di Waduk Cincin sebagai danau buatan yang secara umum punya fungsi dan manfaat strategis.

“Ini kan untuk menampung air, salah satu usaha agar tidak terjadi banjir. Air danau ini bisa dimanfaatkan sebagai sumber air berbagai macamlah bisa dimanfaatkan di sini,” ujarnya pula.

Pengoptimalan fungsi waduk, kata dia, tentunya menuntut adanya inovasi dari pemerintah daerah setempat dan kesadaran masyarakat untuk merawatnya.

“Bagaimana supaya masyarakat memelihara lingkungan kita. Mengoptimalkan yang ada,” ujar dia.

Sadarestuwati bersama kader yang lain, juga turut menebar ikan mujair sebagai bentuk cinta partainya terhadap lingkungan.

Pada intinya, kata Sadarestuwati, gerakan politik hijau yang digaungkan PDIP selama ini untuk memberi kesadaran kepada masyarakat agar mencintai lingkungan sekitar.
Baca juga: Sambut HUT Ke-48, PDIP ajak masyarakat peduli lingkungan

Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © OLEHKABAR 2021

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *