Perhatian! Selandia Baru Cabut Peringatan Evakuasi Tsunami

  • Bagikan

Jakarta, Oleh Kabar – Selandia Baru mencabut perintah evakuasi tsunami yang menutupi sebagian besar garis pantainya, Jumat (5/3/2021). Otoritas menyatakan “gelombang terbesar sekarang telah berlalu” setelah rentetan gempa bumi yang kuat terjadi di lepas pantai.

“Semua orang yang dievakuasi sekarang dapat kembali,” kata Badan Manajemen Darurat Nasional melansir AFP.


Sebelumnya puluhan ribu penduduk pesisir di Selandia Baru, Kaledonia Baru, dan Vanuatu melarikan diri ke tempat yang lebih tinggi pada hari Jumat dini hari ketika beberapa gempa bumi yang kuat memicu peringatan tsunami di seluruh Pasifik.

Dikutip AFP, gempa besar melanda sekitar 1.000 kilometer di lepas pantai Pulau Utara Selandia Baru pada pukul 2.27 pagi, kata Survei Geologi AS. Gempa itu berkekuatan 7,4 SR dan tak lama diikuti gempa 7,3 SR kemudian. Pusat Peringatan Tsunami memperkirakan Tsunami akan terjadi setinggi 3 meter.

Badan Manajemen Darurat Nasional (NEMA) Selandia Baru menginstruksikan warga untuk menyingkir ke tempat yang lebih tinggi. Perdana Menteri (PM) Jacinda Ardern termasuk di antara mereka yang diberikan instruksi ini.

“Jangan tinggal di rumah,” kata Badan Manajemen Darurat Nasional (NEMA) Selandia Baru.

Selandia Baru memang sering mengalami aktivitas seismik dan vulkanik, tetapi Menteri Layanan Darurat Kiri Allan mengatakan dia belum pernah mengalami rangkaian gempa bumi yang begitu kuat.

“Ini merupakan pagi yang luar biasa bagi banyak warga Selandia Baru di seluruh negeri,” katanya.

“Dari pukul 2.30 pagi ini mereka sudah bangun, mengkhawatirkan rumah dan keluarga mereka.”

Negara Pasifik Selatan baru-baru ini memperingati 10 tahun gempa Christchurch, ketika gempa 6,3 menyebabkan 185 kematian di kota Pulau Selatan.

[Gambas:Video OlehKabar.com]

(sef/sef)


  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *