Pencipta apps antivirus John McAfee terjerat penipuan cryptocurrency

  • Bagikan
Jakarta (OLEHKABAR) – Pencipta aplikasi antivirus John McAfee terjerat kasus penipuan dan pencucian uang cryptocurrency.

Melansir Sky News, Minggu, Departemen Kehakiman Amerika Serikat menjerat John bersama dengan pengawalnya Jimmy Gale Watson Jr karena sudah memperdaya para pengikut Twitter McAfee untuk mengolah “altcoin” lewat skema pump-and- dump.

Di samping itu mereka menutupi pembayaran dari salah satu bisnis perusahaan rintisan karena telah menggoreng mata uang itu.

Diketahui kini McAfee masih ditahan di Spanyol sejak Oktober 2020 karena tidak membayar pajak, sementara Jimmy telah ditangkap oleh kepolisian di Texas pada Kamis (4/3).

Baca juga: BSSN libatkan “Quad Helix” tangani ancaman siber di Tanah Air

Baca juga: Digitalisasi di Asia Tenggara dibayangi serangan siber

Dua kasus hukum yang menjerat McAfee dan pengawalnya itu dilimpahkan ke Pengadilan Federal Manhattan.

McAfee diduga telah meraup lebih dari 13 juta Dolar AS atau setara 9,4 juta Euro dari skema pump-and- dump.

“Seperti yang didakwakan, McAfee dan Watson mengeksploitasi platform media sosial yang banyak digunakan dan antusiasme di antara investor di pasar cryptocurrency yang sedang berkembang untuk menghasilkan jutaan dolar AS melalui kebohongan dan penipuan.” ujar Penasihat Hukum Pengadilan Manhattan AS Audrey Strauss.

Pihak McAfee enggan memberikan tanggapan untuk kasus hukum terbaru yang menjerat kliennya itu.

Sementara itu, Penasihat Hukum Jimmy Watson yaitu Arnold Spencer mengatakan kliennya akan menggunakan hak sebagai mantan marinir di AS dalam pengadilannya terkait penipuan dan pencucian uang.

“Jimmy Watson adalah seorang veteran yang dihormati dan mantan Navy Seal. Ia memperjuangkan hak dan kebebasan orang lain,ia berhak menantikan harinya di pengadilan untuk menggunakan beberapa hak-haknya itu,” ujar Arnold.

Kasus hukum lainnya juga diketahui menjerat McAfee dan Jimmy terkait penggelapan dana yang diajukan oleh Komisi Sekuritas dan Bursa AS.

Keduanya digugat secara perdata karena telah menyembunyikan lebih dari 23,1 juta Dolar AS yang dihasilkannya dari menggoreng 7 mata uang cryptocurrency di media sosial Twitter.

McAfee diketahui kerap mempromosikan beberapa asset cryptocurrency seperti Verge, Reddcoin, Dogecoin sebagai “Coin of the Day” atau “Coin of the Week” sejak Desember 2017 hingga Februari 2018.

Pria berusia 75 tahun itu mengklaim dirinya merupakan ahli keamanan siber dan cryptocurrency lewat cuitan twitternya hingga pidatonya.

Ia juga mengklaim bahwa dirinya merupakan seorang CEO dari salah satu perusahaan cryptocurrency yang diperdagangkan secara publik.

Baca juga: Waspada virus mengintai saat streaming ilegal film-film ini

Baca juga: Ini daftar 10 selebritas paling berbahaya di Internet

Baca juga: John McAfee luncurkan situs pelampias kemarahan

Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © OLEHKABAR 2021

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *