PBNU: Kekompakan Nahdliyin Modal Besar Tingkatkan Kualitas Layanan RSINU Demak

  • Bagikan

Demak, NU Online

Persatuan dan kekompakan nahdliyin akan menjadi kekuatan dahsyat dan modal besar bagi pengelola Rumah Sakit Islam Nahdlatul Ulama (RSINU) Demak dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

 

Wakil Ketua Umum (Waketum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof Makshum Mahfudh mengatakan, dari persatuan dan kekompakan itu kalau dikelola dengan tepat akan terwujud kemandirian. Para kiai dan pimpinan NU di Demak dari waktu ke waktu selalu  memberi contoh dan diikuti nahdliyin yang dibimbingnya.

 

“Kalau tidak ada keteladanan dan kerja keras dalam membangun kekompakan dan mengobarkan semangat kemandirian sulit rasanya menghadirkan RSINU Demak yang kini telah mencapai usia 30 tahun ini,” kata Prof Maksum saat meresmikan Gedung KHM Hasyim Asy’ari RSINU Demak, Selasa (2/3).

 

Menurutnya, kondisi ini harus benar-benar dijaga dan dipelihara serta harus diwariskan kepada generasi penerus. Potensi nahdliyin Demak yang tersebar di mana-mana harus dikelola menjadi kekuatan yang membesarkan RSINU Demak dan menumbuhkan potensi-potensi di bidang non kesehatan.

 

Sebelumnya Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Demak KH Muhammmad Aminuddin Mas’udi mengatakan, gedung KHM Hasyim Asy’ari yang dibangun dengan dana Rp32 miliar ini dijadwalkan akan selesai pada akhir tahun lalu, namun karena pandemi jadwal penyelesaiannya molor dua bulan.

 

“Alhamdulillah hari ini (Selasa, red) sudah tuntas, kami ucapkan terima kasih kepada nahdliyin dan semua pihak serta kader-kader NU lintas profesi yang terpanggil untuk membesarkan NU dan RSINU Demak,” kata kiai Amin.

 

Ketua PBNU Prof Muhammad Nuh mengatakan, pengembangan RSINU Demak jangan berhenti sampai di sini, inovasi dan kreasi harus terus dijalankan. “Harus selalu lakukan inovasi pelayanan,” ucapnya.

 

Menurutnya, pimpinan NU dan pengelola rumah sakit ini harus pandai-pandai  mengajari kader NU untuk memiliki sikap bahwa minta-minta itu jelek, tetapi ketika punya meski kecil sekali tetapi tidak memberi itu lebih jelek.

 

“Semangat ini harus dikobarkan pada diri kader-kader NU yang tersebar di mana-mana,  jangan sampai kelangsungan RSINU Demak tergantung beberapa pihak, tetapi harus dijunjung oleh semua kader NU yang merasa terpanggil untuk beramal,” pungkasnya.

 

Kontributor: Samsul Huda

Editor: Abdul Muiz

 

  • Bagikan
Exit mobile version