NU Bekasi Periksa Kesehatan Warga dan Bersihkan Lumpur di Lokasi Terdampak Banjir

  • Bagikan

Bekasi, NU Online

NU Care-LAZISNU Kabupaten Bekasi bersama PMII Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menggandeng Ikatan Seluruh Mahasiswa Kesehatan (Ismakes) Kabupaten Bekasi mengadakan pengobatan gratis bagi masyarakat terdampak banjir. Aksi tersebut melengkapi aksi NU Care-LAZISNu yang juga membersihkan sisa lumpur banjir.

 

Salman Alhakimi, Ketua NU Care-LAZISNU Kabupaten Bekasi mengatakan, pengobatan gratis ini merupakan bentuk ikhtiar agar masyarakat bisa memeriksakan kesehatannya dengan mudah tanpa harus mengeluarkan uang. “Kami menggandeng sahabat dari Ismakes Kabupaten Bekasi, karena umumnya setelah banjir itu akan timbul berbagai masalah kesehatan,” kata Salman.

 

Juanda, dari PMII Kabupaten Bekasi menambahka masyarakat terdampak banjir ini harus kita fasilitasi bukan hanya dari logistiknya, namun dalam hal kesehatan. Hal itu agar masyarakat bisa tetap sehat dalam menghadapi musibah banjir ini, karena masyarakat rentan sekali terkena penyakit, terlebih di kondisi cuaca yang tidak baik..

 

Pada tahap persiapan, Tim LAZISNU dan PMII melakukan pengecekan di lapangan wilayah mana saja yang dirasa sangat membutuhkan untuk dilakukan pengobatan gratis. 

 

“Setelah menemukan wilayah yang dirasa masyrakatnya memerlukan pengobatan gratis, akhirnya tim LAZISNU menggandeng Ismakes Kabupaten Bekasi untuk mengadakan pengobatan gratis di Kampung Bulak Daham RT 004 RW 005 Desa Karang Patri Kecamatan Pebayuran.

 

Sandi, perwakilan Ismakes mengatakan masyarakat Kampung Bulak Daham sangat antusias dalam mengikuti pengobatan gratis. “Pengobatan gratis ini diikuti kurang lebih 85 KK, dari balita hingga lansia. Rata-rata masyarakat ini terserang gatal-gatal, batuk, pusing dan pegal-pegal. Mudah-mudahan setelah adanya pengobatan ini keluhan yang dirasa masyarakat bisa teratasi dan terobati,” ujarnya.

 

Pada pelaksanaan pengobatan gratis, masyarakat Kampung Bulak Daham Pebayuran sangat senang dengan adanya pengobatan gratis ini. Hal itu terlihat dari antusias dan raut wajah masyarakat.

 

“Alhamdulillah, kami warga Kampung Bulak Daham Pebayuran sangat senang dengan adanya pengobatan gratis yang diadakan para relawan ini, kami jadi bisa memeriksakan kesehatan kami. Terima kasih kepada relawan LAZISNU, PMII dan Ismakes Kabuapten Bekasi,” ujar salah satu warga Kampung Bulak Daham.

 

Pengobatan gratis ini sudah berlangsung sejak 4 hari lalu, dan puncaknya merupakan hari ini, Kamis 25 Febuari 2021. 

 

 

Bersihkan lumpur sisa banjir

Tim LAZISNU dan PMII Kabupaten Bekasi melakukan giat bebersih sisa lumpur, tepatnya di SMKN 1 Pebayuran pada hari yang sama. Terlihat tim begitu semangat dalam melakukan giat bebersih di SMKN 1 Pebayuran, karena melihat kondisi sekolah yang sangat memprihatinkan pasca banjir ini dipenuhi lumpur .

 

Aldo, Wakil Ketua LAZISNU Bekasi yang turut dalam giat bebersih ini mengatakan sekolah menjadi prioritas bersih-bersih, karena kondisinya sangat memprihatinkan dipenuhi lumpur. “Nantinya ketika sekolah sudah bersih bisa digunakan oleh masyarakat yang rumahnya rusak terkena banjir,” kata Ado.

 

Selain ruang kelas yang cukup memprihatinkan, banyak dokumen dan buku-buku juga yang terlihat hancur dan basah akibat terjangan banjir ini. “Buku-buku di SMKN 1 Pebayuran kondisinya hancur dan basah tertutup lumpur. Dokumen sekolah pun tidak luput dari terjangan banjir ini. Diharapkan pemerintah daerah bisa mengganti buku-buku yang kondisinya sudah rusak tertutup lumpur dengan yang buku yang baru,” kata relawan PMII Kabupaten Bekasi.

 

Kontributor: Irfan Arifin

Editor: Kendi Setiawan

  • Bagikan
Exit mobile version