LPNU Jember Kunjungi H Slamet, Pengusaha Benih Beromset 25 Miliar Sebulan

  • Bagikan

Jember, NU Online

Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Jember, Jawa Timur mengadakan kunjungan dalam rangka studi banding ke  PT Benih Citra Asia Jember, Rabu (3/3). Kegiatan ini merupakan lanjutan dari Program Digital Preneurship yang diadakan oleh LPNU Jember selama 3 bulan ke depan yang diikuti oleh 20 peserta secara gratis.


Para peserta Digital Preneurship LPNU Jember disambut hangat oleh Presiden Direktur PT Benih Citra Asia, H Slamet Sulistyono. Haji Slamet, sapaan akrabnya, menceritakan tentang perusahaan yang sedang ia pimpin. Ia juga memperkenalkan tentang latar belakang perusahaan, macam-macam unit usaha, hingga besar omzet yang diterima perbulannya.


Pria kelahiran Banyuwangi ini juga menyatakan sikap terbukanya untuk bekerjasama sebagai supplier utama di LPNU Jember yang berada di bawah naungan Yayasan Nahdlatut Tujjar.


“Kalau masalah menyuplai benih atau apa, saya siap untuk terus mendukung langkah yang diambil oleh Anda semua, saya akan support itu demi kepentingan umat,” ungkapnya.

 

Haji Slamet juga mengajak peserta untuk mengelilingi area pabrik. Mulai dari ruang laboratorium yang digunakan untuk menguji kemapanan benih, area gudang yang total ada lima buah, benih siap edar dengan wadah kardus di rak, tempat penyemaian benih di luar ruangan yang ditutupi jaring, hingga mesin tempat pengeringan jagung.  


Pabrik benih yang dikelola Haji Slamet ini terletak di Desa Ajung dan posisinya cukup strategis karena kira-kira satu kilometer dari Bandara Notohadinegoro Jember. Pabrik itu juga berdiri di lahan yang sangat luas yang mampu menampung berton-ton hasil produksi. 


Untuk keunggulan yang dimiliki oleh pabrik benih ini khususnya benih jagung, di antaranya adalah tongkol jagung besar dan bonggol kecil, jumlah baris 16-18, biji besar bentuk gigi kuda, dan petikan mudah.

 

Selain itu banyak lagi keunggulan yang dimiliki oleh Benih Citra Asia seperti dalam benih mentimun, melon, semangka tanpa biji, dan lainnya. Hal itulah yang membuat perusahaan ini mencampai sukses besar dengan omzet 25 miliar per bulan.

 

Ketua LPNU Jember M Imron yang juga turut hadir menyampaikan motivasi dan memompa semangat para peserta untuk lebih agresif lagi dalam belajar Digital Preneurship ini.

 

“Per hari ini saya akan maksimalkan, saya akan memberikan ilmu tertinggi dan tercepat. Saya ingin yang cepat, bisa menaiki jet dan membawa gerbong sebesar-besarnya. Target saya minimal dalam satu tahun ada 1000 tim, kalau seribu tim minimal sejelek-jeleknya ada 100 unit usaha yang bergerak,” katanya.


Tujuan diadakannya Digital Preneurship ini ialah untuk mencetak pengusaha-pengusaha muda yang kreatif dan andal khususnya dengan medium digital marketing.


Kontributor: Ahmad Afandi Muhaimin

Editor: Kendi Setiawan

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *