Ketua PDNU Lampung Asep Sukohar Jadi Profesor Farmakologi Unila

  • Bagikan

Bandarlampung, NU Online

Ketua Persatuan Dokter Nahdlatul Ulama (PDNU) Provinsi Lampung dr. Asep Sukohar dikukuhkan menjadi Guru Besar Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Lampung (Unila). Pengukuhan dilakukan oleh Rektor Unila Prof. Karomani di Gedung Serbaguna Unila pada Rabu (25/2).


Gelar profesor untuk Prof. Asep Sukohar ini berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 1339/MPK/KP/2021 tentang Kenaikan jabatan Akademik atau Fungsional Dosen baginya. Dalam surat ini, Prof Asep Sukohar dinaikkan jabatannya sebagai Profesor Bidang Ilmu Farmakologi dan Farmasi Klinis.


Pada pengukuhan yang juga dilakukan secara virtual tersebut, Prof. Asep menjadi profesor ke-67 dan menyampaikan orasi ilmiah berjudul Peran Gen MicroRNA 146 A sebagai Diagnostik dan Terapi Kanker Hepatoseluler.


Prof Asep dikukuhkan sebagai guru besar bersama satu rekannya di Fakultas Kedokteran Unila yakni Prof. Dyah Wulan Sumekar R. Wardani. Ikut menyaksikan pengukuhan tersebut Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Ishomuddin.


Menurut Kia Ishom, Prof Asep merupakan sosok yang sangat disiplin, bertanggung jawab, dan pemberani dalam mengambil keputusan. Sehingga menurut Kiai Ishom, predikat guru besar sangat pantas didapatkan oleh Prof Asep. Kiai Ishom pun mengapresiasi capaian yang telah diraih pria kelahiran Jakarta pada 1969 ini.


“Semoga ilmunya selalu bermanfaat, dan semoga ilmunya terus bertambah,” harap Kiai Ishom.


Selain Ketua PDNU, Prof Asep Sukohar juga merupakan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Lampung. Wakil Rektor Unila Bidang Umum dan Keuangan ini terpilih menjadi Ketua PDNU pertama di Provinsi Lampung. Ia dikukuhkan menjadi Ketua PDNU pada 8 Februari 2020 di Gedung Balai Keratun, Komplek Pemprov Lampung.


Kepada NU Online ia mengatakan prioritas program kerja PDNU pada sosialisasi sekaligus pembentukan pengurus di tingkat kabupaten. “Sudah terjalin komunikasi dengan tiga kabupaten untuk program awal pembentukan PDNU,” katanya terkait pembentukan PDNU di 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung.


Ia juga siap mengusulkan kepada PBNU agar PDNU disahkan menjadi badan otonom melalui Muktamar NU yang direncanakan akan digelar di Provinsi Lampung.


Pewarta: Muhammad Faizin

Editor: Kendi Setiawan

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *