Kartu Prakerja Gelombang 13 Ditutup, Ini Cara Cek Hasilnya

  • Bagikan

Jakarta, Oleh Kabar – Pendaftaran program kartu pra kerja gelombang 13 telah ditutup pada jam 12.00 WIB, siang tadi. Peserta yang lolos akan mendapat pemberitahuan SMS ke nomor masing-masing.

Tapi ada cara untuk mengecek pendaftar lolos atau gagal pada program pelatihan dan insentif pemerintah ini. Berikut adalah langkahnya.

Pada dasarnya petugas kartu prakerja akan memberikan notifikasi SMS ke nomor pendaftar mengenai lolos atau tidaknya dalam program itu.


Tapi bisa juga di cek secara manual secara online dengan masuk ke website prakerja.go.id. login dengan memasukan email dan password pada lama muka website tersebut.

Mengutip FAQ website Prakerja, pada tanggal pengumuman seleksi gelombang, login ke akun, lalu cek dashboard.

“Jika lolos seleksi glombang, anda juga akan menerima notifikasi kelolosan melalui sms. Saudara juga dapat melihat nomor kartu Prakerja dan status saldo dashboard akun anda,” tulis pada situs resmi prakerja yang dikutip Oleh Kabar, Minggu (7/3/2021).

Apabila lolos, maka akan muncul status saldo di laman muka dan mendapat keterangan.

“Dana insentif anda diberikan setelah penyelesaian pelatihan, bila belum ada dana yang ditransfer 7×24 jam hubungi CS.”

Sementara, jika tidak lolos, pendaftaran akan mendapat “Saudara Belum Berhasil” di laman muka akun.

Jika tidak lolos jangan khawatir. Program ini akan dilanjutkan oleh pemerintah hingga 2022 mendatang.

Adapun syarat yang berhak menjadi peserta Kartu Prakerja yakni Warga Negara Indonesia (WNI) minimal berusia 18 tahun ke atas, merupakan pencari kerja, penganggur atau pekerja, wirausaha, tidak sedang mengikuti pendidikan formal.

Syarat lain untuk bisa menjadi peserta Kartu Prakerja yaitu belum pernah menerima atau menjadi peserta Kartu Prakerja di tahun sebelumnya, jumlah keluarga yang menerima Kartu Prakerja tak lebih dari dua orang.

Peserta Kartu Prakerja bukan berasal dari pejabat negara, TNI/Polri, ASN, anggota DPR/D, BUMN/D, kepala desa dan perangkat desa, serta pejabat BUMN/BUMD, dan belum menjadi penerima Bansos Kemensos (DTKS), penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU), serta Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM).

[Gambas:Video OlehKabar.com]

(mij/mij)


  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *