IPNU Pesawaran Lampung Sambut Harlah dengan Tadabur Alam

  • Bagikan

Pesawaran, NU Online

Pengurus Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) Kabupaten Pesawaran, Lampung, menggelar istighotsah di Bukit Lantana Kecamatan Way Ratai Kabupaten Pesawaran, Lampung, Rabu (24/2). Kegiatan ini diadakan menyambut peringatan hari lahir ke-67 IPNU.


Ketua Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Pesawaran Kharis Fitriadi, mengatakan bahwa pada momen harlah kali ini kita mengadakan peringatan yang berbeda. “Biasanya harlah kita adakan acara seremonial selalu berdampingan dengan rekanita IPPNU. Kali ini kita lakukan terpisah. Biasanya di gedung kali ini kita lakukan di atas bukit malam hari,” jelasnya.

 

Dalam sambutan pembukaan acara istighotsah dan sarasehan, Kharis berharap melalui peringatan ini dapat membuat kader menjalin silaturahim, menciptakan kekeluargaan serta solidaritas yang tinggi terhadap sesama kader. Selain itu juga dapat mengamalakan dan menjaga amaliyah Aswaja Annahdliyah. Dalam kegiatan itu mereka juga berdoa masyarakat dunia segera pulih dari pandemi Covid-19 serta dampak yang ditimbulkannya.

 

Salah satu momentum yang dilakukan adalah pengibaran 67 bendera IPNU. Hal itu untuk mengingatkan bahwa IPNU merupakan organisasi besar yang sudah berusia 67 tahun. “Kita harus jaga nama baik IPNU dan berproses dengan loyalitas yang tinggi supaya kedepanya menjadi lebih baik lagi,” jelasnya.

 

Nuriyadi selaku ketua pelaksana kegiatan mengatakan bahwa pada momen harlah kali ini mengadakan kegiatan mulai dari tadabur alam, istighotsah, sarasehan, upacara, dan pengibaran bendera ipnu 67.


“Acara dimulai dari hari selasa sore dengan tadabur alam melihat indahnya sunset dan laut di atas bukit, dilanjut istighotsah, sarasehan. Lalu Rabu (24/2) pagi kita adakan upacara pengibaran bendera Merah Putih,”  imbuh Nuriyadi yang juga Komandan DKC CBP IPNU Pesawaran.


Selain memperingati harlah, kegiatan outdoor ini diharapkan kader mampu menikamti, mensyukuri, dan bangga akan keindahan alam Pesawaran,” tambah Yadi, sapaan akrabnya.

 

Kontributor: Ahmad Rofi

Editor: Kendi Setiawan

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *