IPNU Banyumas Gelar Lomba Desain Batik Khas Banyumasan

  • Bagikan

Banyumas, NU Online

Pengurus Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah menggelar lomba desain motif batik Khas Banyumasan. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati hari lahir ke-67 IPNU pada 24 Februari 2021.


Ketua PC IPNU Banyumas Aditya Ageng Dwi Laksono mengatakan bahwa selain memperingati hari lahir IPNU, lomba tersebut juga dilaksanakan dalam rangka memperingati Harlah ke-98 NU versi hijriah yang bertepatan tanggal 16 Rajab 1442 atau tanggal 28 Februari 2021 dan Hari Jadi ke-450 tahun Kabupaten Banyumas.


“Kita memilih lomba desain motif batik khas Banyumasan karena dalam rangka memperingati harlah ke-67 IPNU, sekalian harlah NU dan juga Hari Jadi Kabupaten Banyumas yang ke 405,” kata Aditya kepada NU Online, Rabu (24/2).


“Kami ingin IPNU-IPPNU melekat erat dengan Kabupaten Banyumas lewat seni batik, dan kita juga ingin memiliki ciri khas sendiri di samping sudah ada batik IPNU-IPPNU yang nasional,” imbuhnya.


Aditya juga mengatakan, peserta lomba berasal dari kader IPNU dan IPPNU di seluruh Banyumas. Dengan mengambil satu juara dan total hadiah satu juta rupiah. Ia mengatakan bahwa langkah selanjutnya akan diproduksi secara massal dan akan diperjualbelikan secara umum di wilayah Kabupaten Banyumas.  

 

Alumnus IAIN Purwokerto ini mengatakan, kegiatan tersebut juga merupakan upaya IPNU di daerah untuk berperan memajukan kader-kader NU, baik di bidang sosial dan ekonomi.


“Sehingga ketika suatu saat pemerintah kabupaten maupun NU membutuhkan peran dari kader IPNU-IPPNU dari segala lini kita sudah siap,” ujarnya.


Selain itu, dalam rangka menanggulangi tantangan di era teknologi, IPNU Banyumas akan mengadakan program Kopi Media. Dalam forum tersebut akan hadir admin media, baik dari tingkat komisariat, ranting, dan annak cabang. Hal itu bertujuan untuk mengenal lebih dekat dan lebih dalam tentang media.


“Ke depannya jelas teknologi itu tantangan terbesar kita, dimana saat ini kita sedang menghadapi perang wacana di media, bagaimana hoaks merajalela. Makanya kita akan mengagendakan program Kopi Media, kita mengundang seluruh admin baik dari PK, PR, PAC maupun PKPT untuk mengenal lebih dalam tentang media dan juga nantinya akan ada pelatihan jurnalistik dan lain sebagainya,” jelasnya. 


Aditya menandaskan, IPNU dan IPPNU sekarang berbeda dengan yang IPNU dan IPPNU di masa lalu. Segala yang kita lakukan akan menjawab semua tantangan-tantangan di masa yang akan datang.


Pewarta: Suwitno

Editor: Fathoni Ahmad

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *