Gedung Aswaja Senter NU Makassar akan Dibangun Empat Lantai

  • Bagikan

Makassar, NU Online

Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Kota Makassar, Sulawesi Selatan mulai membangun Gedung Aswaja Senter NU. Peletakan batu pertama sudah dilakukan, Ahad (28/2).

 

Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-98 Nahdlatul Ulama (NU) versi penanggalan tahun Hijriyah.

 

Ketua PCNU Kota Makassar, Kaswad Sartono mengungkapkan, pembangunan ini bagian dari program kerja strategis PCNU Makassar untuk mengusung program-program ke-Aswaja-an.

 

“Baik terkait dinia, pendidikan, dakwah, sosial kemasyarakatan, maupun kebangsaan. Oleh karena itu Gedung Aswaja ini akan dimanfaatkan (sebagai pusat kajian keagamaan dan kaderisasi, red),” ujar Kaswad dalam sambutannya, Minggu (28/2).

 

Kaswad mengungkapkan, gedung Aswaja Senter ini akan dibangun berlantai empat. Di lantai dasar, dijadikan tempat resepsionis dan pemberdayaan ekonomi, sementara lantai kedua aula dan ruang kerja Tanfidziah sekaligus Rais Syuriyah. 

 

Untuk lantai tiga, akan ditempati oleh lembaga dan badan otonom (Banom) PCNU Makassar, dan lantai empat, akan menjadi pusat pengkajian keislaman kader-kader NU, juga ruang menjamu tamu NU.

 

Oleh karenanya, Kaswad berharap, gedung Aswaja Senter NU ini menjadi pusat pengembangan kaderisasi NU yang mencita-citakan mengawal Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di wilayah Indonesia Timur.

 

“Jika gedung ini direstui para alim-ulama dan pak Walikota (Danny Pomanto), maka kayaknya akan menjadi gedung terbesar setelah kantor NU pusat, dan gedung ini akan menjadi ikon baru di Kota Makassar,” tuturnya.

 

Kaswad menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Kota Makassar dan semua pihak yang telah terlibat dalam pembangunan gedung Aswaja Senter NU Kota Makassar.

 

Ia juga berterimakasih kepada pihak Yayasan Hadji Kalla yang telah menghibahkan tanahnya untuk pembangunan gedung Aswaja Senter NU Kota Makassar.

 

Pada prosesi peletakan batu pertama ini dihadiri Rais Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sulawesi Selatan Anregurutta Kiai Sanusi Baco, Rais Syuriyah PCNU Kota Makassar, Kiai Baharuddin, Walikota Makassar diwakili Asisten ll Sittiara.

 

Hadir pula pihak penghibah tanah dari Yayasan Hadji Kalla yaitu Ketua Harian Yayasan Kalla, Suhair dan Kemenag Sulsel, Kemenag Makassar serta sejumlah tokoh, dan pengurus NU Kota Makassar.

 

Untuk diketahui, tanah hibah dari Yayasan Hadji Kalla seluas 1000 meter persegi yang terletak di Jalan Abdul Kadir Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar ini merupakan hasil perjanjian kerja sama Yayasan Hadji Kalla dengan PCNU Makassar sejak 2 Februari 2020 saat peringatan Hari Lahir ke-94 NU.

 

Kontributor: Ridwan

Editor: Syamsul Arifin

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *