Binance Smart Chain Dituduh Plagiarisme Ethereum, Satu Proyek Tutup

  • Bagikan

Binance Smart Chain (BSC) dan Ethereum (ETH) terus bersaing beberapa bulan terakhir dan salah satu “korban” dari “pertempuran” sudah terlihat.

Persaingan ini semakin sengit dengan adanya tuduhan plagiarisme terhadap Binance Smart Chain akibat beberapa proyeknya.

Persaingan Binance Smart Chain dan Ethereum

Binance Smart Chain diluncurkan Bulan September, dan mendisrupsikan blockchain Ethereum.

Ethereum yang selama ini terlihat berjaya akibat sektor decentralized finance (DeFi) nampaknya mulai tergeser.

CEO Binance, Changpeng Zhao atau CZ telah membuat pernyataan yang lantang terkait kemajuan BSC dalam dunia crypto setelah BSC diluncurkan.

Ia juga memberikan serangan kepada Ethereum dengan menyatakan bahwa,

“Platform kami akan sama seperti Ethereum namun tanpa biaya transfer yang tinggi dan penundaan transaksi akibat kepadatan.”

Beberapa pihak menyatakan bahwa biaya yang rendah ini datang dari implementasi desentralisasi yang tidak seperti sistem Ethereum.

Perbedaan ini ditekankan pada perbedaan sistem proof-of-work oleh ETH dan proof-of-stake yang sudah diterapkan oleh BSC.

Baca juga: Proof-of-Work vs Proof-of-Stake: Panduan Dasar Mining

Namun, perbedaan ini telah membentuk peringatan oleh beberapa tokoh besar.

Peringatan ini adalah mengenai Binance yang dapat menguasai keseluruhan blockchain. Peringatan ini belum ditanggapi Binance.

Saat ini volume transaksi juga masih terus naik bahkan sudah jauh meninggalkan Ethereum yang mulai mengkhawatirkan anggota Ethereum.

Tetapi saat ini mulai muncul banyak tuduhan bahwa mayoritas proyek yang ada di Binance Smart Chain adalah proyek yang di plagiat dari Ethereum.

Di saat tumbuhnya ketenaran NFT atau non-fungible token tuduhan ini mulai terlihat akibat adanya salah satu proyek yang menarik perhatian.

Proyek tersebut adalah Musical Beats yang baru saja diterbitkan pada Binance Smart Chain.

Musical Beats menarik perhatian karena dianggap serupa dengan salah satu proyek Ethereum.

Proyek tersebut adalah proyek NFT Ethereum yaitu EulerBeats, yang saat ini nampaknya sedang mendapat banyak perhatian.

Beberapa hari setelah tuduhan plagiarisme ditujukan oleh tim Ethereum, Musical Beats mengabarkan bahwa proyeknya di tutup pada Hari Selasa 2 Maret 2021.

Penutupan ini dilakukan setelah adanya tuduhan bahwa mereka meniru persis EulerBeats.

Tuduhan tersebut disampaikan langsung oleh pihak Ethereum kepada publik melalui Twitter.

Tuduhan masih berlanjut akibat Ethereum merasa Musical Beats bukan satu-satunya proyek di BSC yang meniru proyek-proyek di ETH.

Baca juga: Binance Smart Chain Bisa Terancam Gara-gara Ini!

Hal ini disebabkan saat ini sangat banyak proyek Binance Smart Chain yang terlihat persis dengan proyek-proyek yang berada di blockchain Ethereum.

Sebagai contoh, proyek NFT Hasmasks yang berada lebih dahulu di Ethereum, sekarang memiliki saingan di BSC bernama Bashmasks.

Selain itu, proyek CryptoPunks yang berada di blockchain Ethereum memiliki saingan di Binance Smart Chain bernama Binance Punks.

Proyek yang dituduh plagiarism ini bukan proyek kecil. Sebagai contoh, Binance Punks berhasil menjual koleksi digital dengan masing-masing harga $1 Juta, bulan lalu.

Selain itu terdapat versi BSC dari pasar NFT Ethereum bernama Opensea yang bernama Bopensea.

Publikasi Bopensea juga disandingkan dengan pernyataan pada Twitter,

“Seni harus tersedia untuk semuanya, bukan terhalang oleh biaya $50 untuk pencetakan!”

Tapi dengan banyaknya proyek serupa ini, mulai banyak muncul kritik terhadap plagiarisme yang dilakukan BSC terhadap ETH oleh masyarakat.

Namun untuk saat ini persaingan nampak masih kuat walau terdapat tuduhan karena biaya transaksi Ethereum yang masih terlihat tinggi.

Artikel selengkapnya dapat dibaca di sini.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *