3 Protokol Pinjaman DeFi Ini Hasilkan Rp8,4 Triliun Per Tahun

  • Bagikan
banner 468x60

Tiga protokol pinjaman DeFi ini dikabarkan telah meraih deposit jaminan lebih dari Rp281,5 Triliun yang merupakan pencapaian baru.

Pencapaian ini belum terlihat turun bersama dengan pendapatan ketiga protokol tersebut yang dikabarkan dapat mencapai Rp8,4 Triliun per tahun.

3 Protokol Pinjaman DeFi Hasilkan Rp8,4 Triliun Per Tahun

Tiga protokol pinjaman utama di Sektor DeFi yaitu Aave (AAVE), Compound Finance (COMP), dan MakerDAO (MKR), masih terlihat sangat kuat.

Menurut data dari Dune Analytics, ketgia protokol tersebut telah berhasil mendapatkan $20 Miliar atau Rp281,5 Triliun dalam bentuk deposit jaminan.

Baca juga: Meminjam Crypto Lewat Crypto Lending

Laporan dari Messari menunjukkan bahwa dengan jumlah tersebut, ketiga protokol tersebut akan menghasilkan sekitar Rp8,4 Triliun per tahun.

Pendapatan tersebut dikabarkan akan dihasilkan hanya dari keuntungan suku bunga akibat dorongan dari para yield farmer atau pencari keuntungan.

Messari menyatakan bahwa,

“Ketiga protokol pinjaman terbesar di Sektor DeFi akan menghasilkan $660 Juta per tahun melalui suku bunga.”

Messari juga menyatakan bahwa keseluruhan pertumbuhan disebabkan suku bunga yang lebih menarik daripada bank tradisional.

Jumlah Dana Terkunci Mendukung Penghasilan

Peneliti dari Messari, Mira Christanto, mengomentari bahwa menghasilkan keuntungan melalui penggunaan dana secara produktif.

Pernyataan tersebut nampaknya juga terbukti dari jumlah dana terkunci atau total value locked (TVL) yang dimiliki masing-masing protokol.

Saat ini TVL sering digunakan untuk mengukur performa dari protokol DeFi dan dapat berubah akibat pengaruh dari perbedaan metode perhitungan.

Menurut Dune Analytics, Maker telah mencapai jumlah tertinggi dalam deposit terkunci sebagai pinjaman pada angka Rp89,7 Triliun.

Compound Finance juga telah mencapai jumlah tertingginya pada Rp122,34 Triliun bersama Aave yang memiliki Rp91,4 Triliun. Secara keseluruhan, mereka memiliki Rp306,5 Triliun.

Namun, menurut data dari DappRadar dan DeFi Pulse, keseluruhan jumlah deposit yang terkunci dari tiga protokol tersebut adalah sekitar Rp239,06 Triliun.

Baca juga: Ini Cara DeFi Diadopsi Semakin Luas Lagi!

Di luar ketiga protokol pinjaman DeFi tersebut, terdapat satu protokol yang tersentralisasi bernama Celsius Network yang juga bergerak secara positif.

Sejak 15 Februari 2021, Celsius telah menghasilkan keuntungan untuk 415.000 penggunanya senilai Rp3,5 Triliun bersama aset kelolaannya yang mencapai Rp112,5 Triliun.

Dengan adanya protokol pinjaman ini nampaknya masyarakat mulai menerima dan beralih dari bank tradisional.

Oleh karena itu, potensi ke depannya untuk protokol pinjaman dalam pasar crypto akan terlihat lebih cerah.

Artikel selengkapnya dapat dibaca di sini.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *