Home
You Are Here: Home » Berita » Usai Tonton Video Porno, Seorang Ayah Perkosa Anak Gadisnya

Usai Tonton Video Porno, Seorang Ayah Perkosa Anak Gadisnya

Bagikan Artikel Ini!




RS (57) pelaku pemerkosaan terhadap RF (16)
(Kinanti/Olehkabar.com)

Olehkabar.com, Tangerang – Sungguh miris nasib RF. Gadis belia yang masih berusia 16 tahun ini ini harus kehilangan keperawanannya oleh ayah kandungnya yang berinisial RS (57).

Menurut keterangan yang dirilis Kapolsek Balaraja, Kompol Wiwin Setiawan, Kamis (6/four/2017), RF yang masih duduk di bangku SMA itu telah menjadi korban pelampiasan nafsu ayahnya sejak berusia nine tahun.








“Dia diperkosa sang ayah itu sejak kelas 6 SD sampai umur 16 tahun. Tersangka mengaku melakukan perbuatan keji itu karena tidak tahan menahan hasrat seksual,” ungkap Wiwin, Kamis (6/four/2017).

Dari hasil penyidikan, RS diketahui menggauli anaknya di rumahnya yang berlokasi di salah satu perumahan di Desa Saga, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang.

“Dia melakukan itu di rumahnya, tapi nggak sampai hamil. Hal ini pun dilaporkan langsung oleh korban ke pihak kepolisian karena sudah tidak kuat dengan perilaku ayah kandungnya sendiri,” terang Kapolsek.

Sebelum memerkosa RF, pelaku selalu mengajak anaknya nonton video porno. ‘Ritual’ ini dilakukan demi membangkitkan hasrat seksualnya.

“Jadi, dalam mengajak anaknya untuk berhubungan badan, RS ini menggunakan media telepon genggam dan menonton video porno bersama. Lalu, baru mereka berhubungan badan,” jelasnya kembali.

RF sendiri mengaku terpaksa memenuhi keinginan bejat ayahnya, karena kerap menerima ancaman, apabila menolak untuk diajak berhubungan seksual. “Bahkan, menurut pengakuan korban, ia sempat dipukuli ketika tidak mau melakukan hubungan badan,” tegas Kapolsek.

Wiwin mengatakan, akibat perlakuan pelaku, saat ini korban mengalami trauma psikis. “Tentu korban trauma harus mendapatkan perlakuan itu dari sang ayah,” ujarnya.

Saat ini, RS harus mendekam di Mapolsek Balaraja, dan dikenakan pasal hukuman undang-undang perlindungan anak dengan ancaman diatas 15 tahun penjara.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Andreas Pratama and Kinanti Dellavita Syah







Incoming search terms:

Bagikan Artikel Ini!

Komentar Via Facebook

© 2017 All rights Reserved Oleh Kabar

LinkedIn Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Scroll to top