Home
You Are Here: Home » Berita » Modal Mulut Manis, MH ‘Garap’ Anak Tiri dan Keponakan

Modal Mulut Manis, MH ‘Garap’ Anak Tiri dan Keponakan

Bagikan Artikel Ini!




Ilustrasi (Net)

Olehkabar.com, Ketapang – Seolah tak ada habisnya, kasus persetubuhan terhadap anak di bawah umur terus terjadi di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Kali ini, MH (34) warga Jalan R Suprapto tega menyetubuhi anak tiri serta keponakannya berkali-kali dengan iming-iming uang dan ponsel.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Ketapang, Bripka Sulasmi mengatakan, pelaku dilaporkan oleh istrinya yang merupakan ibu kandung korban, Sabtu (11/3/2017) malam. Atas laporan tersebut pelaku ditangkap keesokan harinya.

Menurut dia, pelaku pertama kali melakukan pencabulan pada saat korban AG masih berusia 9 tahun. Saat itu, korban pulang sekolah kemudian mandi di pelataran rumah yang mendorong nafsu bejat pelaku.

“Ketika itu pelaku juga menunjukkan film porno kepada korban,” ungkapnya Sulasmi, Selasa (14/3/2017).








Termakan bujuk rayu pelaku, korban yang masih di bawah umur kemudian masuk ke kamar dan pelaku pun mengikutinya. Saat itulah pertama kali pelaku melakukan perbuatan kejinya terhadap anak tirinya.

“Pengakuan pelaku beberapa kali menyetubuhi anak tirinya. Selain di rumah, pelaku juga melampiaskan nafsu bejatnya di losmen serta di sekolah,” paparnya.

Tak hanya menyetubuhi anak tirinya, pelaku juga tega menyetubuhi keponakannya AI (17) yang berasal dari Kecamatan Nanga Tayap. Pertama kali melakukan perbuatan terhadap ponakannya tersebut, pelaku bermodus hendak membelikan korban sebuah ponsel bila bersedia memenuhi nafsunya.

“Keponakan pelaku datang dari hulu tinggal di rumah keluarganya, beberapa hari sebelum lebaran pelaku mendatangi keponakannya, kemudian meminta izin kepada orangtua korban hendak membawa pelaku jalan-jalan. Di tengah perjalan pelaku merayu korban hingga akhirnya menyetubuhi korban di sebuah pondok yang berada di Jalan Lingkar Kota akhir tahun 2016 lalu,” jelasnya.

Ia menambahkan, pelaku sempat beberapa kali melakukan perbuatan kejinya terhadap keponakannya, tidak hanya di jalan, pelaku pernah melakukannya di losmen, kebun sawit, rumah korban bahkan di rumah pelaku.

“Aksi pelaku akhirnya terbongkar setelah pelaku mengirim SMS kepada keponakannya, dan hendak mengajak korban melayani nafsunya. Pesan singkat pelaku kemudian dikirim keponakannya ke istri pelaku yang akhirnya melaporkannya ke Polres Ketapang,” tandas dia.

Akibat perbuatannya, MH terancam UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Mahendra and Nicky Aditya







Incoming search terms:

Bagikan Artikel Ini!

Komentar Via Facebook

© 2017 All rights Reserved Oleh Kabar

LinkedIn Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Scroll to top